Haflah Akhir Sanah Th. 2024
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Dalam kesempatan kali
ini, sebelum kami tampilkan galeri foto acara Haflah Akhir Sanah dan Haul
Jam’ul Jawami’ TPQ Sabilul Muttaqin Tahun 2024, akan kami uraikan sedikit Mauidzoh
Hasanah dari KH. Adzim Alwi yang menjadi pembicara pada acara tersebut.
Diantaranya sebagai berikut :
وُجُوْدُ
الشَّيْءِ يَنْقَسِمُ اِلٰى ثَلَاثِ اَقْسَامٍ :
1, وُجوْدٌ لَهُ اَوَّلٌ وَ لَهُ آخِرٌ
2, وُجوْدٌ لَهُ اَوَّلٌ وَ لَيْسَ لَهُ آخِرٌ
3, وُجوْدٌ لَهُ لَيْسَ اَوَّلٌ وَ لَيْسَ لَهُ آخِرٌ
1. Wujud yang ada awalan dan akhirnya.
Seperti manusia, ada awalan ketika lahir, dan ada akhir ketika meninggal.
Begitu juga dunia ini, ada awal penciptaan, juga akan musnah nanti di hari akhir.
2. Wujud yang ada awalan, tetapi tidak ada akhirnya.
Seperti wujudnya surga dan neraka. Dimana keduanya ada awal penciptaan tapi tidak ada akhirnya. Surga dan neraka itu tidak pernah rusak ataupun musnah.
Juga seperti roh manusia, ada awal penciptaan tapi tidak ada akhiran,karena roh tidak bisa mati, tidak bisa rusak, dalam artian roh itu hidup selamanya, karena yang mati adalah hanya jasad.
Beliau juga menyebutkan, bahwasannya manusia yang masih hidup didunia diibaratkan seperti pohon, dan orang-orang yang telah mendahului kita (meninggal) itu seperti akar.
Ketika kita menginginkan sebuah pohon bisa tumbuh subur, hidup dengan daun yang segar, bisa berbuah atau berbunga, maka pohon itu harus sambung dengan akarnya.
jika pohon tidak sambung dengan akarnya, maka yang terjadi adalah pohon terebut akan layu dan kering.
Juga beliau katakan bahwa, Ziarah kubur dianjurkan pada hari Kamis ba'da ashar atau hari Jum'at, hal itu disebutkan dalam kitab Tanqihul Qoul, bahwasannya ketika hari Kamis sampai hari Jum'at, alam barzakh itu pintunya dibuka oleh Allah SWT, yang berarti para arwah disana bisa melihat siapa saja yang datang untuk mendoakannya.
Seperti dalam bulan Sya’ban saat ini, Sya'ban dalam bahasa jawa dikenal dengan kata 'Ruwah', yang berasal dari kata ‘Ngluru Arwah’, oleh karena itu, sudah menjadi kebiasaan orang NU dibulan ini mengadakan acara haul, maksudnya yaitu ‘Ngopeni Arwah’ (kirim doa).
Di akhir ceramahnya,
beliau memberi pesan :
“Barangsiapa menginginkan anak-anaknya menjadi anak-anak yang sholih sholihah, maka orang tua setidaknya menjalankan 4 perkara :
1. Mendoakan anak-anaknya. Minimal dengan dibacakan surat Al-Fatihah.
Jika seorang anak tidak mendapat doa dari orang tua, ibarat layang-layang yang putus dari benangnya. Ia akan terombang ambing tanpa tujuan.
2. Mencarikan anak-anaknya teman yang baik.
3. Menafkahi dengan rezeki yang halal.
4. Orang tua seyogyanya dermawan dengan guru yang mengajar anak-anaknya.
Demikian sedikit ulasan
dari ceramah KH. Adzim Alwi. Semoga bermanfaat.
Dan apabila ada salah
kata, kami mohon beribu-ribu maaf.
Wallahu muwaffiq ilaa
aqwaamit thaariq
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
________________________________________________
HAFLAH AKHIR SANAH DAN HAUL JAM'UL JAWAMI' TAHUN 2024
Seperti tahun-tahun sebelumnya di setiap bulan
Sya'ban, TPQ Sabilul Muttaqin mengadakan acara Haflah Akhir Sanah tahun 2024 / 1445 H.
Bukan hanya perayaan akhir tahun saja, dalam acara tahunan ini juga menyematkan acara Haul Jam'ul Jawami' yakni acara kirim tahlil dan doa yang ditujukan kepada semua ahli qubur warga dsn. Singopadu, khususnya.
Berikut adalah susunan acara beserta
foto-fotonya :
1. Pra Acara
2. Pembukaan
3. Bacaan Ayat Suci Al-Qur'an
4. Tahlil Massal
5. Lantunan Sholawat Nabi
6. Penghargaan Santri Berprestasi
7. Sambutan-sambutan
a. Sambutan Ibu Kepala Desa
b. Sambutan Mudier
8. Mauidzoh Hasanah
9. Penutup/Do'a


























Komentar
Posting Komentar